PERESEAN : Jiwa Pria Suku Sasak

Pribumi memiliki sejuta kesenian, kesenian yang senantiasa lahir dari tangan-tangan masyrakatnya yang tentu memilki keindahan dan kekhasan. Sejuta kesenian yang ada di indonesia ini tak lepas juga dari kesenian yang lahir di pulau seribu masjid (lombok), yang memikat hati dan perhatian para wisatawan untuk dijadikan sebagai salah satu objek wisatanya di pulau lombok yaitu presean. Presean adalah kesenian tradisional masyrakat suku sasak yang mempertarungkan dua lelaki bersenjatakan tongkat rotan dan perisai. Kesenian ini merupakan tradisi lama suku sasak yang ada di NTB yang masih ada hingga sekarang. Dalam kesenian tersebut para lelaki berkumpul untuk menguji ketangkasan dan keberanian mereka dalam pertarungan. Walaupun secara praktisnya tradisi ini memiliki unsur kekerasan, namun secara filosofi kesenian ini memiliki pesan damai di dalamnya.
Pada hari minggu tanggal 25 november 2017, saya bersama kawan-kawan dari FKIP melakukan observasi di lombok tengah tepatnya di desa sade, tempat ini memiliki sejuta banyak kebudayaan dan tradisi suku sasak salah satunya peresean Seperti yang disebutkan di atas, kesenian ini merupakan media bagi para petarung atau para lelaki dalam menguji keberanian, ketangguhan, dan ketangkasan mereka. Walaupun terdapat unsur kekerasan di dalamnya, namun Peresean memiliki pesan damai. Setiap petarung yang ikut dalam pertunjukan tersebut dituntut memiliki jiwa pemberani, rendah hati, dan tidak pendendam.
Kesan yang penulis bisa ambil ketika menyaksikan tradisi suku sasak yang satu ini adalah jiwa seorang pria yang melakukan pertarungan, dengan gagah dan berani saling adu menggunakan rotan. Dimana tradisi ini memberi pelajaran bahwa ketika seorang pria sasak bertarung dengan saudaranya walaupun yang terjadi adalah percucuran darah, tetapi setelah pertarungan itu, mereka saling membuka pintu maaf yang sebesarnya, sebagai bentuk rasa solidaritas yang kuat dan kokoh.

Komentar

  1. Terimakasi postingnya. Jadi melengkapi postingan sy sebelumnya dan menambah wawasan

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah, artikelnya menambah pemahan sya mengenai preseian. Terimakasih.

    BalasHapus
  3. Bermanfaat skli informasinya. Terimakasih.

    BalasHapus
  4. Terima kasih infonya.... tunggu postingan selanjutnya

    BalasHapus
  5. Bermanfaat sekali postingannya .. 😊

    BalasHapus
  6. informasi yang luar biasa, ternyata Suku Sasak memiliki banyak tradisi yang unik.

    BalasHapus
  7. hebat postingannya, inspiratif banget…

    BalasHapus
  8. Apakah ada tujuan tertentu dari tradisi ini?

    BalasHapus
  9. Jiwa laki sasak harus berani ikut peresean..

    BalasHapus
  10. Keren ternyata di Lombok ada tradisi seperti ini juga...kalau di sumbawa juga ada dan namanya adalah berempuk.

    BalasHapus
  11. informasi yang sangat bermanfaat dan menambah wawasan para pembacanya

    BalasHapus
  12. Terimakasih postingannya, bermanfaat dan menambah wawasan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer